Dapatkah Terapi Lintah Membantu Pengobatan Diabetes?

Lintah telah digunakan dalam pengobatan sejak awal peradaban manusia. Mereka telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kelainan sistem saraf, masalah gigi, penyakit kulit, dan infeksi.

Hari ini, mereka sebagian besarnya digunakan dalam operasi plastik dan bedah kecil lainnya. Ini karena lintah mensekresi peptida dan protein yang bekerja untuk mencegah pembekuan darah. Hal ini membuat darah mengalir ke luka untuk membantu mereka sembuh.

Namun, terapi lintah sedang menuju kebangkitan karena caranya yang sederhana dan murah untuk mencegah komplikasi.

Dapatkah terapi lintah membantu penderita diabetes?
Perkembangan diabetes dapat menimbulkan berbagai masalah yang dapat menyebabkan penyakit pembuluh membatasi atau mencegah darah mencapai jari-jari kaki, jari, tangan, dan kaki. Ketika aliran darah sangat dibatasi, jaringan yang terkena bisa mati. Ini adalah penyebab utama amputasi di antara orang dengan diabetes. Kehilangan sebagian atau anggota badan akibat komplikasi dari diabetes merupakan kekhawatiran utama bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Cara yang paling efektif untuk menghentikan proses ini adalah dengan meningkatkan sirkulasi ke jaringan yang terkena tanpa risiko pembekuan darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa terapi lintah dapat memainkan peran.

Sebuah studi kasus terbaru menunjukkan bagaimana obat tradisional Unani, yang meliputi terapi lintah, mampu membantu menyelamatkan kaki seorang wanita 60 tahun dengan diabetes yang terancam diamputasi. Bentuk sintetis dari air liur lintah sekarang sudah ada, tetapi para peneliti telah menemukan bahwa menggunakan sedikitnya 4 lintah dalam satu sesi dapat membantu mengurangi risiko amputasi.

Penggunaan lainnya untuk terapi lintah
Selama sesi berjalan, lintah hidup ditempelkan pada area target dan mengambil darah. Mereka melepaskan protein dan peptida yang mengencerkan darah dan mencegah pembekuan, dengan demikian meningkatkan sirkulasi dan mencegah kematian jaringan. Lintah meninggalkan luka kecil berbentuk huruf “Y” yang biasanya sembuh tanpa meninggalkan bekas luka.

Karena lintah sangat efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah dan memecah gumpalan darah, seharusnya tidak mengejutkan bahwa mereka dapat digunakan untuk mengobati gangguan peredaran darah dan penyakit kardiovaskular.

Bahan kimia yang berasal dari air liur lintah telah dibuat menjadi obat farmasi yang dapat mengobati:

Hipertensi
Varises
Wasir
Arthritis
Masalah kulit
Air liur lintah juga sedang diuji sebagai pengobatan potensial untuk kanker dan potensinya untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker. Pengujian pada hewan menunjukkan bahwa secara langsung menyuntikkan air liur lintah ke anjing membantu mencegah kolonisasi sel kanker.

JANTUNG KORONER

Penyakit jantung Koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil (Pembuluh koroner) yang memasok darah dan oksigen ke Jantung, ini disebabkan pembentukan plak didinding arteri (pengerasan arteri) kemudian diikuti dengan pengapuran, pembekuan darah dll.
Penyempitan ini akan mengakibatkan otot jantung didaerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan oksigen sehingga menimbulkan berbagai akibat yang serius, dari Angina pectoris (nyeri dada) sampai infark jantung yang dalam masyarakat dikenal dengan nama serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Gejala-gejala penyakit jantung koroner :

· Nyeri dada (angina)
· Napas terengah-engah
· Keletihan setelah kegiatan fisik
· Meras berat
· Jantung terasa seperti diremas
· Irama jantung tak beraturan
· Keringat dingin
· Mual dan muntah

Tips pencegahan penyakit jantung koroner sejak dini

1. Pola makan sehat
Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang. Menggoreng dengan menggunakan minyak kelapa memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng.
Hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi
seperti soft drink, usahakan menggunakan gula jagung. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohirat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

2.Menjaga Tubuh ideal dari kegemukan
karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.
Berhenti merokok
Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

3.Hindari Stres
Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah.

4.Hipertensi
Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.

5. Obesitas
Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.

5.Olahraga secara teratur
Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.
Konsumsi antioksidan Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran

MENGOBATI JANTUNG KORONER DENGAN TERAPI LINTAH

MENGOBATI JANTUNG KORONER DENGAN TERAPI LINTAHAlternatif pengobatan secara alami yaitu menggunakan Lintah sebagai media terapinya, hal ini disebabkan kandungan enzim-enzim yang terdapat pada air liur lintah mampu mencairkan bekuan darah yang menyumbat.
Lintah akan ditempatkan dititik-titik tertentu yang menuju arah penyumbatan jantung dan pada titik-titik meridian yang melaluinya diantaranya didada, dipunggung, dilidah, tengkuk dan lain-lain

Testimoni:
Bpk. Hartono – Bekasi
Adalah seorang PNS berumur 50 th sudah satu bulan merasa terengah-engah saat menaiki kantornya yang berada dilantai 2, setelah memeriksakan ke dokter dinyatakan mengidap penyakit Jantung koroner dan dirujuk kerumah sakit khusus Jantung Harapan Kita untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif dan hasilnya positif adanya penyempitan dipembuluh koroner.

atas anjuran rekannya untuk mencoba terapi dengan lintah setelah 2x terapi sudah merasakan perubahannya kemudian dilanjutkan hingga 8x (1 minggu 2x) dan dikombinasikan dengan terapi listrik, serta mengkonsumsi Biovera dan minyak srimedani
dan hasil cek ulang ke rumah sakit penyempitan pembulu berangsur berkurang dan membaik ..
Alhamdulillah hingga saat ini tidak kambuh-kambuh lagi.

Manfaat Terapi Lintah

Lintah siapa yang tidak kenal dengan hewan penghisap darah yang satu ini. Selain bentuk nya yang mungil dan di segani banyak orang ternyata Lintah dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit (DILAKUKAN OLEH ORANG YANG PROFESIONAL) dengan cara disedot darah kita oleh lintah, sehingga syariatnya dengan disedot darah oleh lintah sirkulasi darah orang yang disedot tersebut menjadi lancar. Ketika lintah menggigit kulit untuk menyedot darah kita, lintah memasukkan air liur yang bercampur dengan darah.
kemudian membawanya keseluruh tubuh sehingga sirkulasi darah menjadi lancar. Berikut adalah beberapa manfaat dari terapi lintah yang dapat menyembuhkan berbagi penyakit yaitu :

1. Dapat melancarkan aliran darah yang tersumbat, dan menghilangkan gumpalan dan sumbatan darah yg lama terkoagulasi dan membentuk plak di saluran arteri.

2. Mencairkan pembekuan darah di kepala dan otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.

3. Membersihkan penyempitan pembuluh darah di jantung.

4. Melancarkan suplai oksigen dan nutrisi dalam darah.

5. Menstabilkan Kadar Hormon Serotonin dan melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus dikepala. Termasuk menormalkan penyempitan atau pelebaran pembuluh darah di otak.

6. Menurunkan ketegangan saraf.

7. Menurunkan kolestrol.

Selain manfaat dari penyedotan darah yang di lakukan lintah ada juga manfaat dari air liur lintah yang di masukan berbarengan dengan menghisap darah kita, Adapun manfaat-manfaat nya di bawah ini :

Air Liur lintah banyak mengandung berbagai enzim, antara lain :

1. Hirudin : Menghambat pembekuan darah dengan mengikat thrombin Hirudin mengandung Anti Koagulan (anti pembekuan darah). berfungsi mengurangkan pembentukan pembekuan darah dan melancarkan darah dan mengandung penisilin.

2. Calin : Menghambat pembekuan darah dengan menghalangi pengikatan faktor von Willebrand untuk kolagen. Menghambat-mediated platelet agregasi kolagen.

3. Hirustasin : Menghambat kallikrein, tripsin, chymotrypsin, G cathepsin neutropholic.

4. Bdellins : Anti-inflamasi. Menghambat tripsin, plasmin, acrosin.

5. Hialuronidase : Meningkatkan viskositas interstisial. Antibiotika.

6. Tryptase inhibitor : Menghambat proteolitik enzim dari sel mast inang.

7. Eglins Anti-inflamasi : Menghambat aktivitas alfa-chymotrypsin, chymase, substilisin, elastase, cathepsin G.

8. Carboxypeptidase A inhibitor : Meningkatkan aliran darah di lokasi gigitan.

TERAPI LINTAH, BEKAM, TERAPI LISTRIK, YUMEIHO, AKUPRESUR/ PIJAT, GURAH, DAN FASDHU

Jadwal Membuang Racun Tubuh

Detoksifikasi merupakan pembuangan racun dari dalam tubuh. Secara alami, tubuh sudah melakukan detoksifikasi ringan, seperti buang air besar ataupun buang air kecil.

Namun, tubuh juga melakukan detoksifikasi secara alami di malam hari.

“Jadi, hindari tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang, karena bisa memberi kontribusi buruk dalam proses pembuangan racun dalam tubuh,” ungkap Dr. Lily G. Karmel MA.
Agar pembuangan racun yang berjalan di malam hari secara optimal, ketahui jadwal biologis tubuh melakukan detoksifikasi.

21.00 – 23.00 De-toxin pada sistem antibodi (kelenjar getah bening). Jika tubuh masih bekerja (kondisi tidak santai), hal ini berdampak negatif pada tubuh dalam jangka waktu panjang. Lalui dengan tenang dan segeralah tidur.
23.00 – 01.00 Proses de-toxin di hati, harus dalam keadaan tidur.
01.00 – 03.00 Proses de-toxin di empedu dalam keadaan tidur pulas.
03.00 – 05.00 Proses de-toxin di paru-paru. Akan terjadi batuk hebat bagi penderita batuk karena pembersihan telah mencapai saluran pernapasan. Hindari obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
03.00 – 05.00 De-toxin usus besar harus membuang kotoran melalui buang air besar.
07.00 – 09.00 Waktunya penyerapan gizi makanan bagi usus kecil. Jadi sebaiknya, harus sarapan. (ins)

TERAPI LINTAH, BEKAM, TERAPI LISTRIK, YUMEIHO, AKUPRESUR/ PIJAT, GURAH, DAN FASDHU

Apa Saja Keuntungan Terapi Lintah?

a href=”http://rumahterapi-ss.com/wp-content/uploads/2016/08/Terapi-Lintah.jpg” rel=”attachment wp-att-227″>Terapi Lintah
TERAPI lintah sudah digunakan sejak zaman kuno, dan mencapai popularitasnya di awal abad kesembilan belas. Di awal abad ke duapuluh terapi ini tak cocok digunakan buat kebutuhan medis. Namun, pada 1960 dokter akan memakai terapi ini bagi kesehatan.

Terapi lintah kadang dikenal dengan nama hirudotherapy. Saat ini dokter sudah merekomendasikan terapi ini sebagai studi ilmiah dengan laporan studi yg sangat bermanfaat buat kesehatan, seperti yg dituliskan dalam laman Boldsky.com pada Sabtu (11/6/16).

Terapi lintah mampu digunakan buat pengobatan penyakit kardiovaskular. Air liur dari lintah mengandung pengencer darah alami yg mampu mencegah dan menyembuhkan pembekuan darah. Hal ini mampu meningkatkan aliran darah dan hyperalgesia atau meningkatkan kepekaan terhadap rasa sakit dalam jaringan ikat.

Berdasarkan penelitian yg sudah diterbitkan dalam laman Pengobatan Alternatif Review, dikatakan terapi lintah juga bisa mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di kaki, bisa meningkatkan perubahan warna kulit, mampu menolong pasien dengan flebitis(suatu keadaan dimanan terdapat gumpalan darah di vena dalam kaki) dengan meningkatkan kemampuan berjalan pasien. Dengan prosedur lintah segera diterapkan pada daerah yg terinfeksi.

Sejumlah besar dokter juga percaya, terapi lintah mampu berfungsi buat menjaga jaringan sehat selama dan setelah operasi. Bila terapi lintah digunakan selama operasi, air liurnya mampu menolong dalam penipisan darah, yg pada akhirnya mampu menurunkan kemungkinan kongesti vena.

Kondisi yg terkait dengan cedera traumatis dan bedah rekonstruksi yg menghasilkan edema, juga kematian sel dan aliran darah yg lambat, terapi lintah mampu meningkatkan darah setelah operasi. Beberapa peneliti juga berpendapat, kombinasi dari komponen yg ada dalam air liur lintah, merupakan inhibitor protease dan antikoagulan mampu berguna sebagai obat kanker.

Beberapa ilmuwan juga menemukan bahwa air liur lintah mengandung senyawa yg disebut dengan ghilanten, yg berguna menekan pertumbuhan dua macam tumor. Juga, air liur lintah mengandung peptide yg dikenal sebagai hirudin yg berguna sebagai antikoagulan yg besar dan memiliki anti-kanker. Terapi lintah juga digunakan bagi mengobati gangguan pendengaran mendadak, peradangan akut dan kronis dari telinga dan tinnitus.

Menurut sebuah penelitian yg diterbitkan dalam Journal of Research Ayurveda, saat terapi lintah diaplikasikan pada lutut pasien dengan osteoarthritis, mampu memamerkan peningkatan yg cukup besar. Namun, terapi lintah harus dikerjakan dengan hati-hati karena memiliki efek samping tertentu, seperti meninggalkan bekas dikulit, menyebabkan lecet, kerusakan jaringan lokal dan gatal-gatal pada kulit.

Selamat sehat

*Chairunnisa Dhiee, Relawan Kesehatan RS Ibnu Sina, Jakarta.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
Kesehatan

TERAPI LINTAH, BEKAM, TERAPI LISTRIK, YUMEIHO, AKUPRESUR/ PIJAT, GURAH, DAN FASDHU

Rahasia Besar dari Terapi Lintah

Terapi Lintah Mata

REPUBLIKA.CO.ID, Lintah, menyebut binatang ini mungkin Anda langsung bergidik, merasa seram, geli atau jijik. Namun binatang ini sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu sebagai salah satu binatang yang dapat digunakan untuk terapi alternatif. Terapi lintah ini dapat menyembuhkan beberapa penyakit terutama yang berhubungan dengan peredaran darah.

Lintah memiliki alat berbetuk bulat di kedua ujung tubuhnya yang berfungsi menghisap darah. Banyak orang yang masih takut untuk menggunakan terapi ini karena belum yakin dengan penyembuhan yang diberikan. Padahal, saat ini banyak dokter yang sangat merekomendasikan untuk menggunakan lintah sebagai pengobatan yang aman.

Dilansir Boldsky, terapi lintah dapat digunakan dalam pengobatan penyakit kardiovaskular. Air liur lintah mengandung pengencer darah alami yang dapat mencegah dan menyembuhkan pembekuan darah. Hal ini meningkatkan aliran darah dan hiperalgesia atau meningkatkan kepekaan terhadap rasa sakit dalam jaringan ikat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh tinjauan pengobatan alternatif, terapi lintah dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di kaki. Manfaat lainnya adalah dapat meningkatkan perubahan warna kulit dan meningkatkan kemampuan berjalan pasien yang menderita flebilitis. Flebilitis adalah kondisi dimana ada gumpalan darah di dalam pembuluh darah kaki.

Beberapa dokter percaya bahwa terapi lintah berguna dalam menjaga kesehatan jaringan selama dan setelah operasi. Jika terapi lintah dilakukan saat operasi, air liur lintah membantu dalam penipisan darah untuk menurunkan kemungkinan sumbatan di vena. Kondisi ini terkait dengan cedera traumatis dan bedah yang menghasilkan edema, kematian sel dan memperlambat aliran darah. Terapi lintah juga mampu meningkatkan sirkulasi darah setelah operasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa campuran dari air liur lintah, inhibitor protease dan antikoagulan berguna sebagai obat kanker. Para ilmuwan telah menemukan bahwa air liur lintah mengandung senyawa yang disebut ghilanten. Senyawa ini dapat menekan pertumbuhan beberapa jenis tumor.

Air liur lintah juga mengandung peptide yang dikenal sebagai hirudin yang bertindak sebagai antikoagulan dan memiliki karakteristik anti-kanker. Terapi lintah digunakan untuk mengobati gangguan pendengaran mendadak, peradangan akut dan penyakit kronis pada telinga. Namun, terapi lintah harus dilakukan dengan hati-hati karena efek samping tertentu. Efek sampingnya seperti bekas pada kulit, lecet, kerusakan jaringan dan gatal-gatal.

http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/16/06/14/o8qnow384-rahasia-besar-dari-terapi-lintah

TERAPI LINTAH, BEKAM, TERAPI LISTRIK, YUMEIHO, AKUPRESUR/ PIJAT, GURAH, DAN FASDHU

Mengatasi Kerontokan dan Kebotakan dengan Terapi Lintah

Kebotakan atau Alopecia adalah kondisi yg sangat biasa pada setiap manusia. Kerontokan rambut bisa terjadi pada setiap bagian tubuhn namun area yg sering terjadi adalah di bagian kulit kepala. Kebotakan cenderung terjadi pada laki-laki namun bisa juga terjadi pada wanita, yg bisa mengakibatkan rasa kurang percaya diri.

Seseorang yg orangtuanya memiliki problem kebotakan cenderung akan mengalami proses kebotakan juga dimasa depannya. Diketahui bahwa penyakit autoimun dapat menyebabkan alopecia/kebotakan, dimana folikel rambut diserang oleh tubuh yg mengakibatkan terganggunya pertumbuhan rambut. Penyebab lainnya adalah infeksi jamur atau ketombe, yang mengakibatkan lemahnya akar ramut sehingga menjadi mudah tercabut atau rontok. Keadaan stress berlebihan pada individu juga diketahui dapat memicu terjadinnya kebotakan.

Apa Tanda dan Gejala Alopecia atau Kebotakan Rambut ?

Gejala yg paling jelas dr alopecia adalah Penampilan kulit kepala yg makin terlihat karena rambut yg semakin tipis dengan diikuti sensasi rasa gatal. Dan tanda lain yg juga main terlihat adalah untai rambut yg terlihat semakin jarang.

Bagaimana Terapi Lintah dapat mengatasi Alopecia atau Kebotakan Rambut

Diketahui bahwa Sifat Terapi Lintah adalah meningkatkan dan Melancarkan Sirkulasi Darah. Begitu juga apabila Terapi Lintah dilakukan padan bagian kulit kepala yg mengalami kerontokan dan kebotakan, peningkatan sirkulasi darah akan memacu pemusatan dan penghantaran nutrisi ke akar rambut (folikel) yang nantinya akan memacu pertumbuhan rambut.

Individu yg mengalami alopecia/kebotakan dikarenakan oleh Jamur juga dapat teratasi, karena kandungan Zat Alami AntiBakteri yg terdapat pada Enzim ludah lintah akan memerangi Jamur tersebut

terapilintahjakarta.com

Terapi Lintah Untuk Mengobati Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal merujuk pada penyakit atau cedera pada ginjal yang mungkin timbul dari penyebab bawaan atau diperoleh.

Selain dari fakta bahwa ada individu yang lahir dengan penyakit ginjal bawaan, faktor utama penyebab penyakit ginjal adalah diabetes dan hipertensi.

Pada hipertensi, ginjal menjadi rusak dari waktu ke waktu yg diakibatkan pembuluh darah memburuk karena tekanan arteri meningkat. Jika pembuluh darah pada ginjal rusak, maka fungsi ginjal untuk menyaring limbah juga terpengaruh, dalam beberapa kasus ditemukan kebocoran racun dan cairan yg meningkat.

Diabetes juga mempengaruhi kemampuan ginjal untuk menyaring racun dan limbah karena kadar gula darah yang sangat tinggi menyebabkan peningkatan permintaan pada ginjal untuk menyaring sejumlah darah. Dalam jangka panjang, hal ini akan merusak kemampuan ginjal untuk menyaring.

Terapi lintah dan Penyakit Ginjal

Terapi lintah secara signifikan dapat membantu individu untuk memiliki ginjal sehat.Efek enzim hirudin yg mampu membuat encer darah (antikoagulan) sehingga membuat fungsi kerja ginjal dalam menyaring darah menjadi ringan.

Karena ginjal bisa rusak oleh pengaruh diabetes, salah satunya adalah peningkatan viskositas (kekentalan) darah, enzim yang ditemukan di air liur lintah (terutama enzim antikoagulasi) dapat membantu mencegah pembekuan darah atau kekentalan darah. Enzim penting lain yang mengurangi tekanan pada fungsi penyaringan dari ginjal adalah enzim yang membantu melarutkan gumpalan darah. meningkatkan aliran darah atau sirkulasi, memperbesar pembuluh darah oleh enzim yg mirip histamin . Semua enzim ini bekerja sama untuk membantu ginjal menerima sirkulasi darah yang baik, Sehingga membantu ginjal untuk menyaring racun dan bahan limbah dari tubuh secara maksimal.

Jika ada peradangan pada ginjal yang menghalangi tindakan penyaringan, terapi lintah dapat terbukti bermanfaat melalui senyawa anti-inflamasi dalam air liur lintah. Manfaat lain dari terapi lintah termasuk efek antibakteri yang membantu melawan infeksi pada ginjal.