Manfaat Terapi Lintah

Terapi Lintah Lidah

Lintah siapa yang tidak kenal dengan hewan penghisap darah yang satu ini. Selain bentuk nya yang mungil dan di segani banyak orang ternyata Lintah dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit (DILAKUKAN OLEH ORANG YANG PROFESIONAL) dengan cara disedot darah kita oleh lintah, sehingga syariatnya dengan disedot darah oleh lintah sirkulasi darah orang yang disedot tersebut menjadi lancar. Ketika lintah menggigit kulit untuk menyedot darah kita, lintah memasukkan air liur yang bercampur dengan darah.
kemudian membawanya keseluruh tubuh sehingga sirkulasi darah menjadi lancar. Berikut adalah beberapa manfaat dari terapi lintah yang dapat menyembuhkan berbagi penyakit yaitu :

1. Dapat melancarkan aliran darah yang tersumbat, dan menghilangkan gumpalan dan sumbatan darah yg lama terkoagulasi dan membentuk plak di saluran arteri.

2. Mencairkan pembekuan darah di kepala dan otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.

3. Membersihkan penyempitan pembuluh darah di jantung.

4. Melancarkan suplai oksigen dan nutrisi dalam darah.

5. Menstabilkan Kadar Hormon Serotonin dan melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus dikepala. Termasuk menormalkan penyempitan atau pelebaran pembuluh darah di otak.

6. Menurunkan ketegangan saraf.

7. Menurunkan kolestrol.

Selain manfaat dari penyedotan darah yang di lakukan lintah ada juga manfaat dari air liur lintah yang di masukan berbarengan dengan menghisap darah kita, Adapun manfaat-manfaat nya di bawah ini :

Air Liur lintah banyak mengandung berbagai enzim, antara lain :

1. Hirudin : Menghambat pembekuan darah dengan mengikat thrombin Hirudin mengandung Anti Koagulan (anti pembekuan darah). berfungsi mengurangkan pembentukan pembekuan darah dan melancarkan darah dan mengandung penisilin.

2. Calin : Menghambat pembekuan darah dengan menghalangi pengikatan faktor von Willebrand untuk kolagen. Menghambat-mediated platelet agregasi kolagen.

3. Hirustasin : Menghambat kallikrein, tripsin, chymotrypsin, G cathepsin neutropholic.

4. Bdellins : Anti-inflamasi. Menghambat tripsin, plasmin, acrosin.

5. Hialuronidase : Meningkatkan viskositas interstisial. Antibiotika.

6. Tryptase inhibitor : Menghambat proteolitik enzim dari sel mast inang.

7. Eglins Anti-inflamasi : Menghambat aktivitas alfa-chymotrypsin, chymase, substilisin, elastase, cathepsin G.

8. Carboxypeptidase A inhibitor : Meningkatkan aliran darah di lokasi gigitan.

http://rumahterapi-ss.com/melayani-terapi/terapi-lintah-2/

%d blogger menyukai ini: