Terapi Lintah Untuk Mengobati Penyakit Ginjal

Penyakit Ginjal merujuk pada penyakit atau cedera pada ginjal yang mungkin timbul dari penyebab bawaan atau diperoleh.

Selain dari fakta bahwa ada individu yang lahir dengan penyakit ginjal bawaan, faktor utama penyebab penyakit ginjal adalah diabetes dan hipertensi.

Pada hipertensi, ginjal menjadi rusak dari waktu ke waktu yg diakibatkan pembuluh darah memburuk karena tekanan arteri meningkat. Jika pembuluh darah pada ginjal rusak, maka fungsi ginjal untuk menyaring limbah juga terpengaruh, dalam beberapa kasus ditemukan kebocoran racun dan cairan yg meningkat.

Diabetes juga mempengaruhi kemampuan ginjal untuk menyaring racun dan limbah karena kadar gula darah yang sangat tinggi menyebabkan peningkatan permintaan pada ginjal untuk menyaring sejumlah darah. Dalam jangka panjang, hal ini akan merusak kemampuan ginjal untuk menyaring.

Terapi lintah dan Penyakit Ginjal

Terapi lintah secara signifikan dapat membantu individu untuk memiliki ginjal sehat.Efek enzim hirudin yg mampu membuat encer darah (antikoagulan) sehingga membuat fungsi kerja ginjal dalam menyaring darah menjadi ringan.

Karena ginjal bisa rusak oleh pengaruh diabetes, salah satunya adalah peningkatan viskositas (kekentalan) darah, enzim yang ditemukan di air liur lintah (terutama enzim antikoagulasi) dapat membantu mencegah pembekuan darah atau kekentalan darah. Enzim penting lain yang mengurangi tekanan pada fungsi penyaringan dari ginjal adalah enzim yang membantu melarutkan gumpalan darah. meningkatkan aliran darah atau sirkulasi, memperbesar pembuluh darah oleh enzim yg mirip histamin . Semua enzim ini bekerja sama untuk membantu ginjal menerima sirkulasi darah yang baik, Sehingga membantu ginjal untuk menyaring racun dan bahan limbah dari tubuh secara maksimal.

Jika ada peradangan pada ginjal yang menghalangi tindakan penyaringan, terapi lintah dapat terbukti bermanfaat melalui senyawa anti-inflamasi dalam air liur lintah. Manfaat lain dari terapi lintah termasuk efek antibakteri yang membantu melawan infeksi pada ginjal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *