Apa Saja Keuntungan Terapi Lintah?

a href=”http://rumahterapi-ss.com/wp-content/uploads/2016/08/Terapi-Lintah.jpg” rel=”attachment wp-att-227″>Terapi Lintah
TERAPI lintah sudah digunakan sejak zaman kuno, dan mencapai popularitasnya di awal abad kesembilan belas. Di awal abad ke duapuluh terapi ini tak cocok digunakan buat kebutuhan medis. Namun, pada 1960 dokter akan memakai terapi ini bagi kesehatan.

Terapi lintah kadang dikenal dengan nama hirudotherapy. Saat ini dokter sudah merekomendasikan terapi ini sebagai studi ilmiah dengan laporan studi yg sangat bermanfaat buat kesehatan, seperti yg dituliskan dalam laman Boldsky.com pada Sabtu (11/6/16).

Terapi lintah mampu digunakan buat pengobatan penyakit kardiovaskular. Air liur dari lintah mengandung pengencer darah alami yg mampu mencegah dan menyembuhkan pembekuan darah. Hal ini mampu meningkatkan aliran darah dan hyperalgesia atau meningkatkan kepekaan terhadap rasa sakit dalam jaringan ikat.

Berdasarkan penelitian yg sudah diterbitkan dalam laman Pengobatan Alternatif Review, dikatakan terapi lintah juga bisa mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di kaki, bisa meningkatkan perubahan warna kulit, mampu menolong pasien dengan flebitis(suatu keadaan dimanan terdapat gumpalan darah di vena dalam kaki) dengan meningkatkan kemampuan berjalan pasien. Dengan prosedur lintah segera diterapkan pada daerah yg terinfeksi.

Sejumlah besar dokter juga percaya, terapi lintah mampu berfungsi buat menjaga jaringan sehat selama dan setelah operasi. Bila terapi lintah digunakan selama operasi, air liurnya mampu menolong dalam penipisan darah, yg pada akhirnya mampu menurunkan kemungkinan kongesti vena.

Kondisi yg terkait dengan cedera traumatis dan bedah rekonstruksi yg menghasilkan edema, juga kematian sel dan aliran darah yg lambat, terapi lintah mampu meningkatkan darah setelah operasi. Beberapa peneliti juga berpendapat, kombinasi dari komponen yg ada dalam air liur lintah, merupakan inhibitor protease dan antikoagulan mampu berguna sebagai obat kanker.

Beberapa ilmuwan juga menemukan bahwa air liur lintah mengandung senyawa yg disebut dengan ghilanten, yg berguna menekan pertumbuhan dua macam tumor. Juga, air liur lintah mengandung peptide yg dikenal sebagai hirudin yg berguna sebagai antikoagulan yg besar dan memiliki anti-kanker. Terapi lintah juga digunakan bagi mengobati gangguan pendengaran mendadak, peradangan akut dan kronis dari telinga dan tinnitus.

Menurut sebuah penelitian yg diterbitkan dalam Journal of Research Ayurveda, saat terapi lintah diaplikasikan pada lutut pasien dengan osteoarthritis, mampu memamerkan peningkatan yg cukup besar. Namun, terapi lintah harus dikerjakan dengan hati-hati karena memiliki efek samping tertentu, seperti meninggalkan bekas dikulit, menyebabkan lecet, kerusakan jaringan lokal dan gatal-gatal pada kulit.

Selamat sehat

*Chairunnisa Dhiee, Relawan Kesehatan RS Ibnu Sina, Jakarta.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
Kesehatan

http://rumahterapi-ss.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *